Warga Desa Pajurangan Duduki Kantor Kecamatan Gending, Minta Hitung Ulang Hasil Pilkades

Wartasatuindonesia.com,Probolinggo
Pilkades di Kecamatan Gending sampai saat ini masih menyisakan polemik. Saat ini warga Desa Pajurangan menduduki Kantor Kecamatan Gending menuntut penghitungan ulang atas hasil pengitungan suara Pilkades Desa Pajurangah Kecamatan Gending. Mereka tidak mau pulang dan tetap akan bertahan di Kantor Kecamatan Gending bahkan mereka sudah menyiapkan diri dengan peralatan tenda untuk bermalaam di halaman Kantor Kecamatan Gending. Koordinator aksi Suliman Ketuq LSM Paskal menyampaikan, "Kami meminta agar Panitia Pilkades Desa Pajurangah menghitung ulang hasil penghitungan suara Pilkades Desa Pajurangan.
" Lebih lanjut Suliman mengatakan, "Warga bersikers akan tetap bertahan di halaman Kantor Kecamatan Gending bahkan akan mendirikan tenda, apabila Panitia tidak melakukan penghitungan ulang."
Pelalsanaan Pilkades serentak di Desa Pajuranga yang diikuti 3 calon kades yaitu, nomor urut 1 Nanik Sri Wahyuni mmeperoleh suara 1.247 suara, nomor urut 2 Chandra Dewi memperoleh 19 suara dan nomoe urut 3 Agus Sunaryo yang merupakan calon incomben memperoleh 1249 suara. Selisih 2 suara dari calon nomor 1 dan calon nomor 3, inilah yang memicu adanya dugaan pelanggaran dari Panlih Pilkades Pajurangan. Sehingga warga masyarakat meminta panitia untuk menghitung ulang hasil pemungutan suara oeh Panlih Kades Pajurangan. Sampai berita ini naik tayang, warga Desa Pajuranganasih enggan untuk meninggalkan halaman Kantor Kecamatan Gending, dan memilih bertahan. (Dwi)







