Sinergitas IAD dan UNUJA Bersama UMKM Dalam Bazar Kecamatan Bantaran: Strategi Pemasaran Kreatif

Newswartaindonesiasatu.com
Probolinggo – Menutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 79 dan dipenghujung bulan Agustus 2024 ini, dengan semangat kolaborasi dan inovasi, mahasiswa IAD (Institut Ahmad Dahlan Probolinggo) bersinergi dengan mahasiswa UNUJA (Universitas Nurul Jadid) yang saat ini tengah melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) dengan merangkul UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dalam Bazar Kecamatan Bantaran yang mengambil tema Strategi Pemasaran Kreatif Dan Inovatif, dengan memamerkan hasil kreativitas dan inovasi mereka dalam bidang pemasaran produk.
Dengan tema ini (Strategi Pemasaran Kreatif dan Inovatif) dan diakhir kegiatan KKN pada bulan Desember ini, diharapkan kegiatan yang digelar akan dapat mempromosikan produk-produk unggulan lokal kepada masyarakat luas serta memberikan edukasi tentang pentingnya pemasaran yang efektif dan inovatif bagipengembangan UMKM di wilayah Bantaran.
Dalam bazar ini, para mahasiswa KKN IAD bekerja sama dengan pelaku UMKMuntuk menciptakan strategi pemasaran yang menarik. Mereka memanfaatkan berbagai platform digital, seperti media sosial dan e-commerce, serta menerapkanteknik pemasaran langsung yang kreatif di lokasi bazar. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar bagi produk-produk lokal.
Bazar ini juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti workshop tentang pemasaran digital, pelatihan branding produk, serta sesi konsultasi gratisbagi para pelaku UMKM. Para pengunjung juga dapat menikmati berbagai kuliner khas Bantaran dan produk-produk kerajinan tangan yang unik dan berkualitas.
"Kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk memberdayakan UMKM diKecamatan Bantaran melalui pendekatan pemasaran yang lebih kreatif dan inovatif. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhanekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Koordinator KKN IAD, Dicky Mahendra Datta
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM, Ibu Siti, mengungkapkan rasa terimakasihnya atas dukungan dari mahasiswa KKN. "Kami sangat terbantu dengan adanyakolaborasi ini. Selain meningkatkan penjualan, kami juga mendapatkan banyak ilmubaru tentang strategi pemasaran yang efektif," katanya.
Bazar Kecamatan Bantaran ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untukterus berinovasi dalam pemasaran produk lokal dan memberdayakan UMKMsebagai motor penggerak ekonomi. Dengan semangat kolaborasi dan sinergi antaramahasiswa, akademisi, dan pelaku usaha, diharapkan akan tercipta lingkungan yangkondusif untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar bazar kreatif diKecamatan Bantaran. Acara ini menjadi ajang bagi mahasiswa KKN dan pelakuUMKM untuk memamerkan hasil kreativitas dan inovasi mereka dalam bidang pemasaran produk.
"Kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk memberdayakan UMKM diKecamatan Bantaran melalui pendekatan pemasaran yang lebih kreatif dan inovatif.Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhanekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Koordinator KKNIAD, Dicky Mahendra Datta
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM, Ibu Siti, mengungkapkan rasa terimakasihnya atas dukungan dari mahasiswa KKN. "Kami sangat terbantu dengan adanyakolaborasi ini. Selain meningkatkan penjualan, kami juga mendapatkan banyak ilmubaru tentang strategi pemasaran yang efektif," katanya.
Bazar Kecamatan Bantaran ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus berinovasi dalam pemasaran produk lokal dan memberdayakan UMKMsebagai motor penggerak ekonomi. Dengan semangat kolaborasi dan sinergi antara mahasiswa, akademisi, dan pelaku usaha, diharapkan akan tercipta lingkungan yangkondusif untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (Amn)







