Sangat Memprihatinkan, Akses Jalan Petani Rusak Akibat Kegiatan Tambang Yang Tidak Benar

By Muhammad Amin 28 Des 2024, 18:25:02 WIB Daerah
Sangat Memprihatinkan, Akses Jalan Petani Rusak Akibat Kegiatan Tambang Yang Tidak Benar

Newwartaindonesia.com/Probolinggo- Indikasi tidak proseduralnya dua CV (penambang) pasca melakukan aktifitas penambangannya terkait reklamasi dan berujung pelaporan oleh LSM GMPK (Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi) ke Polres Probolinggo, hingga saat ini masih menjadi perhatian masyarakat kabupaten Probolinggo.

Kesigapan Pj. Bupati Probolinggo, H. Ugas Irwanto, masih menjadi pengharapan masyarakat Ganting Wetan kecamatan Maron yang  mengeluhkan rusaknya Jalam Usaha Tani (akses jalan) yang selama inj dilalui armada dumptruk pengangkut material tanah uruk jalan tol.

Kerusakan jalan yang diadukan tersebut berada di Blok Darungan Dusun Krajan TT. 13/RW. 03, kerusakan yang diakibatkan beban armada pengangkut tanah uruh milik CV. Bromo Indah Gemilang. 


Saat menerima pengaduan tersebut Sholehuddin selaku Katua GMPK Probolinggo Raya memerintahkan beberapa anggotanya untuk survey lokasi Jalan yang dikeluhkan oleh warga. "Selalu warga yang menjadi korban atas keteledoran pengusaha," kata Sholeh.

"Dulunya ini jalan aspal, sekarang becek tidak bisa dilewati saat musim pengujan begini," tutur warga sekitar yang saat itu melintas. Ketika media ini menghubungi pemilik CV. Bromo Indah Gemilang, yang akrab dipangil Cik Elvi melalui sambungan whatsapp, mengatakan bahwa untuk kegiatan pasca menambang, CV. Bromo Indah Gemilang sudah selesai tidak ada masalah. "Punyaku, (maksudnya CV. Bromo Indah Gemilang) sudah selesai semua, termasuk perbaikan Jalan Usaha Tani," jelas Cik Elvi. Bahkan perempuan ini menjelaskan "Aku sudah menyerahkan dana perbaikan sebesar Rp. 150 juta kepada Kades Ganting Wetan, untuk perbaikan jalan itu," imbuhnya.

Namun apapun yang dikatakan Elvi, yang nyata jalan yang dulunya sebagai akses keluar masuknya warga desa Ganting Wetan dan sekitarnya, sekarang hancur.

Suherman, Kepala Desa Ganting Wetan kepada media ini mengatakan bahwa pihaknya sudah mengambil langkah langkah penanganan jalan tersebut agar dapat digunakan oleh warga sekitar. "Saya sudah melakukan pembersihan jalan agar masyarakat bisa menggunakan akses jalan itu lagi. Sekaligus saya telah memperbaiki petak petak sawah milik petani yang ditambang," ungkap Suherman.


Namun sampai saat ini pihak CV. Bromo Indah Gemilang tidak menyelesaikan perbaikan jalan tersebut. Terkait dana perbaikan jalan dari CV. Bromo Indah Gemilang, Suherman membenarkan tentang dana dari pihak CV. "Pemilik CV. Bromo Indah Gemilang menyerahkan dana perbaikan namun tidak cukup, tidak sesuai RAB yang kami susun bersama konsultan yang dibuat pada forum Musyawarah Desa (Musdes)," terang Suherman.

Sesuai pengakuan dari salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya, bahwa memang telah diadakan Musdes di Balai Desa Ganting Wetan untuk membahas perbaikan Jalan Usaha Tani yang rusak paska penambangan CV. Bromo Indah Gemilang. "Sudah diadakan musdes saat itu saya hadir dan pihak CV. Bromo Indah Gemilang bersedia memperbaiki jalan yang rusak akibat aktifitas tambangnya, dan telah menyerahkan dana awal sebesar 50 juta serta telah disusun RAB-nya." kata warga tersebut yang sekaligus ditunjuk sebagai tim yang mengurus perbaikan jalan tersebut kepada CV.

Akibat kegiatan tambang yang tidak bisa dipertanggung jawabkan ini, lagi lagi warga masyarakat yang menjadi korban. (Di2t)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment