GELAPKAN BANSOS,WARGA DESA JORONGAN MAU LAPOR KE POLRES

Wartasatuindonesia.com, Probolinggo.04/02/2022
Semrawut penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Probolinggo, khususnya di Desa Jorongan, Kecamatan Leces, membuat beberapa warga mengadukan kepada LSM pada Kamis siang, 3 Februari 2022 .
Ada beberapa aduan yang disampaikan oleh warga tersebut.
Warga berinisial S yang tidak mau di sebut namanya, dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa dirinya pernah memegang kartu Kartu Penerima Manfaat namun dengan Oknom yang berinisial A diminta dan saat itulah kami tidak pernah memegang Kartu KPM serta menerima bantuan PKH atau BPNT , sejak tahun 2020 saya cuma menerima 1 kali dan di tahun 2021 juga menerima satu kali, tuturnya pada anggota LSM dan awak Media .
Setelah mendengarkan dan pengakuan masyarakat yang di duga haknya di ambil dalam bantuan sosial, maka awak media menghubungi pihak pemerintahan desa Jorongan yaitu sekdesnya melalui WhatsApp beberapa kali dan akhirnya di respon , dalam percakapan tersebut bersama awak media dirinya prihatin dan tidak mengerti atas tindakan Oknom perangkat tersebut, dan sekdes menyarankan untuk menghubungi atau menemui Pejabat Sementara Kades Jorongan untuk dimintai keterangan dan petunjuknya agar juga mengerti adanya masalah Bansos" tuturnya.
Dengan saran sekdes maka awak media mencoba menghubungi PJ kades Jorongan ,
dengan beberapa kali di hubungi melalui WhatsApp dan seluler dan menunggu lama tidak di respon maka awak media mencoba mendatangi ke rumahnya dan akhirnya di temui.
Dalam pertemuan singkat tersebut di karenakan PJ kades mau ziaroh kubur maka percakapan singkat di mulai,
Menurut pak PJ kades Jorongan dirinya sudah menjelaskan dan menekan semua perangkat agar jangan main main dengan Bantuan khusus langsung dari pemerintah dan nantinya dalam waktu singkat akan memanggil pihak Oknum perangkat yang telah merugikan masyarakat.
(Red/Tim)







