Diduga Prosedur Ilegal, Bongkar Muat Pupuk di Pelabuhan Probolinggo Timbulkan Kericuhan

Newswartaindonesiasatu.com
Probolinggo - Aktifitas bongkar muat yang berada di Pelabuhan Probolinggo memantik kericuhan dikawasan tersebut, mengingat kegiatan bongkar muat berupa pupuk asal PT. Sriwijaya Palembang yang dilakukan Koperasi Puskopal Puspenerbal atas penunjukan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) ini diduga menyalahi prosedur dalam hal teknis kepelabuhan terkait bongkar muat yang diduga illegal. Yang pasti kegiatan tersebut mengakibatkan kericuhan yang dilakukan Koperasi Jasa Tenaga Kerja Bongkar Muat (KJTKBM) Pelabuhan Probolinggo, Rabu (28/8).
Sepeti diketahui, komoditas pupuk ini dimuat KM Sahabat Sejati 8, sedangkan proses bongkar muat dilakukan Koperasi Puskopal Puspenerbal atas penunjukan BUP PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) yang melibatkan pengamanan dari anggota TNI Angkatan Laut dari Puslatpur 3 Marinir Grati. Kenyataan ini menimbulkan ketidakpuasan dari berbagai pihak yang mengakibatkan KJTKBM Probolinggo terabaikan dengan adanya bongkar muat yang diduga ilegal tersebut. Ironisnya pihak aparat dipelabuhan ini tidak memperkenankan sejumlah awak media meliput adanya aktifits bongkar muat dipelabuhan.
Ketua KJTKBM Probolinggo, Abdul M Jufri mengatakan, bahwa pada dasarnya Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Probolinggo belum pernah berikan rekomendasi kepada TKBM Koperasi Puskopal Puspenerbal. KJTKBM Probolinggo berharap KSOP Probolinggo menindak lanjuti terkait bongkar muat yang diduga ilegal tersebut.

Kita berharap semuanya sesuai dengan regulasi yang ada. Kita berharap diselesaikan secara aturan yang ada, jangan sampai ada demo apalagi tindakan anarkis, supaya kondusifitas di sekitar pelabuhan tetap terjaga. Pada dasarnya KSOP dan provinsi belum pernah berikan rekomendasi pada TKBM Koperasi Puskopal Puspenerbal, ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 4 Probolinggo, Taufik Rahman berharap supaya tetap menjaga kondusifitas di wilayah pelabuhan. Sejauh ini pihaknya masih mendalami dan melakukan pendekatan terhadap TKBM yang diduga lakukan bongkar muat tanpa ijin tersebut. Taufik meminta TKBM tetap tenang dan menjadi iklim kondusif diwilayah pelabuhan.
Hal yang sangat kontradiktif dengan pernyataan Kepala KSOP Kelas 4 Probolinggo, ketika Direktur PT. DABN Hadi Muyo Utomo yang mengatakan bahwa bongkar muat tersebut semua berijin resmi. Menurutnya semua perijinan sudah lengkap dan mengacu pada Badan Usaha Pelabuhan yang mendapat konsesi dari Negara berhak menjalankan bongkar muat. Padahal Kepala KSOP Kelas 4 Probolinggo Taufik Rahman menjelaskan bahwa semua kegiatan itu harus sesuai aturan yang berlaku. Sebelumnya pengerjaan bongkar muat tersebut sudah mendapat teguran dari pihak KSOP.
Polemic dipelabuhan Probolinggo ini juga mendapat respek dari ormas Pemuda Pancasila dengan turunnya H. Adi Susanto selaku Komandan KOTI PP. Pria yang akrb disapa Santo ini mengatakan jika kehadirannya di lokasi tersebut mewakili ketua ormas dan sebagian besar karyawan TKBM ini merupakan anggota ormas Pemuda Pancasila. TKNM ini resmi dan kita berharap tidak ada gesekan yang akan menimbulkan suasana yang tidak kondusif dipelabuhan ini.ujarnya. (Sf)
.







