BERUSAHA BERTAHAN DI MASA PANDEMI

Wartasatuindonesia.com,Probolinggo 25/02/2022
Usaha konveksi dan sablon yang di geluti oleh pemuda yang tinggal di perumahan serayu asri kelurahan Jrebeng Kulon Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo patut di acungi jempo,Pasalnya sejak tahun 2002 hingga sekarang masih terus bertahan dengan 6 karyawannya.
Pemuda yang akrap di panggil "IRUL" ini adalah sebagai owner yang berlabel banger art, dari usahanya ini banyak cerita inspiratif yang bisa dijadikan contoh.
Salah satunya dimasa pandemi,mulai tahun 2019 sampai saat ini,ketika banyak pengusaha kecil yang gulung tikar, IRUL dengan usahanya tetap bertahan dengan keuletan dan ketekunannya,masa - masa yang sulit yang sedang melanda hampir di seluruh dunia membuat owner ini terus berfikir bagaimana usahanya ini tetap berjalan tanpa harus memPHK karyawannya.
Menurut "IRUL",untuk bertahan di masa sulit seperti ini,saya harus memutar otak mas,agar karyawan saya bisa tetap bekerja,kesulitannya adalah sepinya order karena pembatasan kegiatan masyarakat selama pandemi,karena sumber orderan saya itu dari kegiatan instansi,sekolah, dan komunitas,serta mahalnya bahan baku yang ada di jawa timur terutama di probolinggo,sehingga saya harus mendatangkan bahan baku dari luar propinsi. "tuturnya kepada awak media
Harapan saya, semoga pandemi ini segera berakhir sehingga kegiatan masyarakat berjalan normal dan akan berdampak kepada pengusaha konveksi dan sablon di probolinggo seperti saya,terutama pada orderanya,dan juga mahalnya bahan baku kain bisa teratasi." imbuhnya. (Yud)







